Paparan Umum Studi Captive Power JETP Kini Dibuka untuk Konsultasi Publik
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung transisi energi Indonesia, Sekretariat Just Energy Transition Partnership (JETP) telah memulai pelaksanaan Studi Captive Power, yang nantinya akan disajikan dalam bentuk laporan tematik setelah studi selesai. Bersamaan dengan proses studi, kami membuka akses materi presentasi yang telah disampaikan pada Indonesia Sustainable Forum (ISF) 2025, dalam sesi berjudul “High-Level Dialogue: Transition Towards Green and Clean Captive Power in Indonesia”, yang diselenggarakan pada 11 Oktober 2025 di Jakarta.
Laporan JETP Captive Power yang akan diterbitkan melengkapi analisis pada Bab 5 Comprehensive Investment and Policy Plan (CIPP) 2023 dan berfokus pada peran captive power—listrik yang dihasilkan oleh industri untuk kebutuhan sendiri, khususnya pada sektor-sektor padat energi dan hilirisasi seperti pengolahan mineral. Sektor ini berkontribusi sekitar 13% terhadap PDB Indonesia dan mencakup 25% dari total kapasitas pembangkit terpasang nasional. Namun, sebagian besar pembangkit captive power masih bergantung pada batu bara, yang menyebabkan inefisiensi, emisi tinggi, serta tantangan regulasi, sekaligus meningkatkan risiko pasar dan pembiayaan di tengah pergeseran rantai pasok global menuju produksi yang lebih bersih.
Transisi menuju sumber energi terbarukan dan rendah karbon akan memperkuat daya saing industri Indonesia serta menarik lebih banyak investasi berkelanjutan. Analisis JETP yang sedang berjalan menggunakan pendekatan berbasis aset (asset-level approach), dengan melacak fasilitas industri, mengidentifikasi peluang energi bersih, dan memodelkan jalur transisi yang selaras dengan tujuan JETP. Studi ini juga mencakup tiga studi kasus tingkat perusahaan untuk menilai peluang teknis dan finansial dalam dekarbonisasi operasi captive power, dengan dukungan dari mitra filantropi.
📄 Akses materi presentasi melalui Link Disini 💬 Sampaikan masukan Anda melalui [email protected] 🗓️ Periode Konsultasi: 26 Oktober – 9 November 2025
Sekretariat JETP mengundang para pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat sipil untuk meninjau paparan ini serta memberikan masukan. Partisipasi Anda akan membantu memastikan bahwa rekomendasi yang dihasilkan bersifat inklusif, aplikatif, dan sejalan dengan upaya transisi energi Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan.